PELATIHAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN KERAJINAN TANGAN UNTUK PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA

  • Admin Web Desa Simpang Rusa
  • Nov 16, 2022

Selasa tanggal 15 November 2022 betempat di gedung serba guna kantor Desa Simpang Rusa, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung menyelenggarakan kegiatan Perpustakaan berbasis inklusi sosial pelatihan masyarakat dalam pemanfaatan kerajinan tangan untuk peningkatan ekonomi keluarga berupa pembuatan buket di Desa Simpang Rusa. kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung, bapak Paryanta serta dihadiri oleh Kepala Desa Simpang Rusa Bapak Ardi Yusuf. Pelatihan pembuatan buket merupakan permintaan dari masyarakat  Desa Simpang Rusa yang sebelumnya sudah ada permintaan dan dianggarkan dalam kegiatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung.

Pelatiahan pembuatan buket salah satu pelatihan masyarakat dalam pemanfaatan kerajinan tangan untuk peningkatan ekonomi keluarga khususnya di Desa Simpang Rusa. Tren pemberian buah tangan atau hadiah berupa buket bunga khususnya kepada orang terkasih sudah menjadi hal yang biasa bagi kawula muda sekarang. Namun kadangkala hadiah buket tersebut nantinya akan menjadi layu dan menjadi sampah. Buket snack menjadi salah satu alternative pengganti hadiah buket bunga selain harganya lebih mudah terjangkau juga bermanfaat karena bisa dimakan. Dalam pembuatannya diperlukan keterampilan khusus agar dapat bernilai jual tinggi, oleh karena itu dalam pelatihan pada masyarakat yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung bekerjasama dengan Pemerintah Desa Simpang Rusa sebagai salah satu pelatihan kewirausahaan diberikan pelatihan membuat buket snack sebagai salah satu alternative buah tangan dimana nantinya dengan inovasi pembuatan buket snack ini dapat mengembangkan jiwa kewirausahaan masyarakat Simpang Rusa. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang yang terbagi di 4 Dusun se Desa Simpang Rusa Kecamatan Membalong selama kurang lebih 6 jam dimana kegiatan lawal berupa sambutan kepala desa dan dibuka oleh Kepala Dinas , kemudian praktek dan pelatihan pembuatan buket snack dengan memanfaatkan kertas sebagai bahan penyangga buket agar lebih ekonomis. Hasil akhir kegiatan ini masyarakat mahir dan dapat berkresai sendiri mengembangkan bakat dan keterampilan dalam pembuatan buket snack sehingga bisa menjadi nilai jual yang tinggi dan menciptakan inovasi baru sehingga konsumen tidak merasa bosan dengan buket yang itu-itu saja.